Sidenreng Rappang – Warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan muda tewas di sebuah kamar sewa pada Jumat malam (5/9/2025). Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka sayatan di bagian leher dan tubuh, diduga akibat senjata tajam jenis badik. Penemuan ini bermula ketika tetangga sekitar mencium bau anyir dan mendengar suara gaduh sebelumnya.

Identitas Korban dan Dugaan Motif
Korban diketahui berinisial R (23), seorang pekerja swasta yang baru beberapa bulan tinggal di kamar sewa tersebut. Polisi masih menyelidiki identitas pelaku dan hubungan dengan korban. Dugaan sementara, peristiwa ini berkaitan dengan masalah asmara dan cemburu buta, mengingat beberapa saksi menyebut korban sempat bertengkar dengan seorang pria sebelum kejadian.
Baca Juga : Kapolres-Massa Aksi Mengaspal Bareng
Keterangan Saksi di Lokasi
Sejumlah penghuni rumah kos di sekitar lokasi mengaku kaget mendengar teriakan korban pada malam kejadian. Namun, ketika warga mendatangi kamar, pintu sudah terkunci dari dalam. Setelah didobrak, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. “Kami dengar suara ribut, lalu sunyi. Pas dicek, ternyata sudah banyak darah,” ujar salah satu saksi.
Polisi Turun Tangan
Tim Inafis Polres Sidrap langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah badik yang masih berlumuran darah di dekat tubuh korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Nene Mallomo Sidrap untuk dilakukan visum. Kapolres Sidrap menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran.
Reaksi Warga dan Keluarga
Kabar tragis ini membuat warga sekitar heboh. Banyak yang tidak menyangka korban akan berakhir dengan cara mengenaskan. Pihak keluarga yang datang ke lokasi histeris dan meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. “Kami ingin pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” ungkap salah satu kerabat korban.
Penutup
Kasus pembunuhan dengan senjata tajam di Sidrap ini menambah daftar panjang tindak kriminal akibat persoalan pribadi yang berujung maut. Polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor jika mengetahui keberadaan pelaku. Hingga saat ini, aparat masih melakukan pengejaran intensif.

















