
Sidenreng Rappang – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Drs. H. Syamsul Bahri, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan mengejutkan ini disampaikan langsung olehnya pada Senin (22/7/2025) di hadapan sejumlah pejabat Pemkab Sidrap.
Syamsul menyebutkan bahwa alasan utama pengunduran dirinya adalah kondisi kesehatan yang mulai menurun. Ia merasa tidak dapat lagi menjalankan tugas secara optimal, terutama di tengah beban kerja yang cukup tinggi sebagai kepala dinas di sektor strategis.
“Saya harus fokus pada pemulihan kesehatan. Setelah berkonsultasi dengan keluarga dan dokter, saya memutuskan untuk mengundurkan diri agar tidak mengganggu jalannya pelayanan pendidikan,” ungkap Syamsul dalam keterangannya.
Syamsul telah menjabat sebagai Kadis Pendidikan Sidrap selama lebih dari 5 tahun dan dikenal sebagai figur yang aktif dalam mendorong berbagai inovasi pendidikan di wilayah tersebut. Di bawah kepemimpinannya, sejumlah program digitalisasi sekolah, peningkatan mutu guru, serta pembangunan infrastruktur pendidikan berhasil dijalankan.
Pengunduran diri Syamsul pun disambut dengan apresiasi dan doa dari rekan-rekan sejawat serta pemerintah daerah. Wakil Bupati Sidrap, H. Mahmud Yusuf, dalam pernyataannya mengaku kehilangan sosok pemimpin yang berdedikasi tinggi di sektor pendidikan.
Baca Juga : Ular Piton 8 Meter Mati Ditombak Warga Sidrap Saat Mangsa Babi
“Kami menghormati keputusan beliau. Beliau adalah aset daerah yang telah memberikan banyak kontribusi. Semoga lekas sehat dan tetap memberi masukan bagi kemajuan pendidikan Sidrap, meski di luar jabatan,” ujar Mahmud.
Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) saat ini tengah memproses surat pengunduran diri tersebut secara administratif. Untuk sementara waktu, posisi Kepala Dinas Pendidikan akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) guna memastikan program berjalan tanpa hambatan.
Berbagai pihak, termasuk para kepala sekolah dan guru, turut memberikan dukungan moral kepada Syamsul. Mereka mengenang gaya kepemimpinan Syamsul yang dinilai tegas namun peduli terhadap kebutuhan di lapangan.
“Pak Kadis sangat responsif dan terbuka pada masukan. Kami doakan semoga beliau segera pulih dan bisa tetap menginspirasi kami,” ucap Nurhayati, salah satu kepala sekolah di Kecamatan Panca Rijang.
Meski tak lagi menjabat, Syamsul menyatakan akan tetap mengikuti perkembangan dunia pendidikan dan siap memberi kontribusi melalui cara lain, termasuk sebagai narasumber atau pembina komunitas pendidikan di Sidrap.

















