Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Petani di Sidrap Nyaris Tewas Dikeroyok dan Ditebas Parang oleh Ayah dan Anak

banner 120x600
banner 468x60

Sidenreng Rappang– Insiden kekerasan mengerikan terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Seorang petani bernama Lasennang (56), warga Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, nyaris kehilangan nyawanya setelah menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh ayah dan anak, yang diduga bernama Lago (45) dan Fian (20).

Petani di Sidrap Nyaris Tewas Dikeroyok dan Ditebas Parang oleh Ayah dan  Anak
Petani di Sidrap Nyaris Tewas Dikeroyok dan Ditebas Parang oleh Ayah dan Anak

Kronologi Kejadian di Sawah

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat pagi (17/10/2025) sekitar pukul 07.00 Wita, di area persawahan tepatnya di Dusun Simpo, Desa Passeno, Kecamatan Baranti. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kejadian bermula saat korban sedang bekerja di sawahnya. Tidak lama kemudian, datang Lago bersama anaknya Fian dengan membawa sebilah parang.

banner 325x300

Baca Juga : Lurah Perintis Didorong Hingga Tercebur ke Got Oleh Warganya Sendiri

Diduga terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku terkait permasalahan batas lahan atau urusan pribadi yang belum diketahui pasti penyebabnya. Adu mulut tersebut berubah menjadi aksi brutal ketika pelaku Lago diduga langsung menyerang korban dengan parang, sementara Fian ikut memukul korban dari belakang.

Korban sempat berusaha melarikan diri, namun kalah cepat. Ia mengalami luka bacok cukup parah di bagian tangan dan kepala. Warga yang mendengar teriakan minta tolong segera berdatangan ke lokasi dan berhasil melerai pengeroyokan tersebut.


Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Usai kejadian, korban yang bersimbah darah langsung dilarikan warga ke Puskesmas Baranti untuk mendapatkan pertolongan pertama, kemudian dirujuk ke RS Arifin Nu’mang Sidrap karena lukanya cukup serius. Petugas medis menyebutkan korban mengalami luka tebas di lengan kanan serta sobekan dalam di kepala akibat benda tajam.

Sementara itu, kedua pelaku dikabarkan melarikan diri setelah melakukan aksinya. Warga sempat berupaya mengejar, namun keduanya sudah lebih dulu meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.


Polisi Turun Tangan dan Kejar Pelaku

Kepolisian Sektor (Polsek) Baranti bersama jajaran Satreskrim Polres Sidrap segera melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Kapolsek Baranti, Iptu Andi Hasrul, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan kasus ini ditangani secara serius.

“Benar, telah terjadi pengeroyokan dan penganiayaan berat di wilayah kami. Korban sudah mendapatkan perawatan, sementara pelaku dalam pengejaran. Kami juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya.


Warga Dihimbau Menahan Emosi dan Serahkan ke Hukum

Pihak kepolisian mengimbau warga agar tidak melakukan tindakan balasan dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib. Kasus ini menjadi peringatan bahwa perselisihan kecil di lapangan bisa berujung fatal jika tidak diselesaikan secara damai.

Hingga kini, kondisi Lasennang dilaporkan mulai membaik meski masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi terus memburu kedua pelaku yang diduga masih bersembunyi di sekitar wilayah Sidrap.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *