Sidenreng Rappang – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) menghadiri istighotsah dan doa keselamatan bangsa yang digelar di salah satu masjid besar di daerah tersebut. Acara ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, hingga aparat pemerintah. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan, dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama Sidrap.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang tercipta. Menurutnya, kegiatan doa bersama seperti ini sangat penting untuk memperkuat ikatan persaudaraan di tengah masyarakat sekaligus memohon perlindungan kepada Allah SWT bagi keselamatan bangsa dan daerah.
Menguatkan Nilai Keagamaan dan Kebangsaan
Kegiatan istighotsah bukan hanya menjadi sarana spiritual, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai keagamaan dan kebangsaan. Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa masyarakat Sidrap harus terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah perbedaan. Ia menekankan, doa bersama ini adalah bentuk ikhtiar batin, sementara pembangunan daerah tetap berjalan sebagai ikhtiar lahiriah.
Para ulama juga mengingatkan jamaah agar tetap berpegang pada nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga keharmonisan sosial. Dengan doa dan kerja sama yang kuat, diharapkan Sidrap terus menjadi daerah yang aman, damai, dan maju.
Baca Juga : Forkopimda Kawal Aksi Damai Mahasiswa Sidrap
Pesan Persatuan di Tahun Politik
Istighotsah ini memiliki makna penting karena digelar di tengah dinamika politik nasional. Bupati mengajak masyarakat agar tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan politik. Ia mengingatkan bahwa persatuan bangsa jauh lebih berharga daripada kepentingan sesaat.
“Perbedaan pilihan itu wajar, tapi jangan sampai merusak silaturahmi. Kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air,” ujar Bupati. Pernyataan itu disambut tepuk tangan para jamaah sebagai bentuk dukungan.
Harapan untuk Sidrap dan Indonesia
Di akhir acara, seluruh jamaah menundukkan kepala memanjatkan doa agar Sidrap dan Indonesia senantiasa diberi keselamatan, dijauhkan dari bencana, serta diberikan pemimpin yang amanah. Bupati berharap momentum spiritual ini menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Kegiatan istighotsah tersebut ditutup dengan dzikir bersama dan doa kafaratul majelis, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Masyarakat Sidrap pun berharap tradisi doa bersama ini dapat terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga keberkahan daerah.

















