Sidenreng Rappang – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, memberikan dukungan penuh terhadap penelitian kriminologis yang dilakukan oleh Ketua Bhayangkari Sidrap, Dian Kartika Sari Dewi. Penelitian tersebut menyoroti persoalan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sidrap, khususnya di kalangan perempuan.

Penelitian bertajuk “Tinjauan Kriminologis Wanita Pengguna Narkotika di Kabupaten Sidrap” ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sidrap. Sejumlah instansi terkait turut dilibatkan dalam proses penelitian, termasuk aparat penegak hukum, lembaga pemasyarakatan, dan dinas sosial.
Fokus pada Upaya Penanggulangan dan Rehabilitasi
Menurut Dian Kartika Sari Dewi, penelitian ini bertujuan menggali faktor-faktor kriminologis yang mendorong perempuan terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, sekaligus mencari solusi terbaik dalam penanganannya.
Baca Juga : Pelajar Sidrap Harumkan Nama Daerah di Tiga Ajang Bergengsi
“Penelitian ini bukan hanya ingin mengetahui latar belakang pelaku, tetapi juga bagaimana sistem penanggulangan dan rehabilitasi dapat lebih efektif dijalankan di daerah,” ujarnya.
Dian menambahkan, hasil kajian ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih humanis dan berbasis pemulihan sosial, terutama bagi wanita pengguna narkotika.
Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai, penelitian seperti ini penting untuk memperkuat strategi daerah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba yang terus menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Bhayangkari Sidrap. Pendekatan akademis seperti ini membantu kita memahami akar masalah penyalahgunaan narkotika secara lebih mendalam,” kata Syaharuddin, Rabu (12/11/2025).
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen mendukung segala bentuk kegiatan yang berorientasi pada pencegahan dan pemberantasan narkoba, baik melalui edukasi, penelitian, maupun program sosial kemasyarakatan.
Harapan untuk Masa Depan Sidrap Bebas Narkoba
Penelitian tersebut juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mewujudkan Sidrap yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Kita ingin Sidrap menjadi daerah yang aman, sehat, dan terbebas dari narkoba. Semua pihak harus bergerak bersama untuk mencapainya,” tegas Bupati Syaharuddin.
Dengan dukungan lintas sektor, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran, serta memperkuat komitmen daerah dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

















