Sidenreng Rappang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program edukasi literasi keuangan di SDN 5 Wanio, Desa Bapangi, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada Selasa (22/7/2025).
Program edukatif ini mengangkat tema “Gemar Menabung”, yang ditujukan untuk menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan menabung sejak usia dini. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 dengan penuh semangat dan antusiasme.

Koordinator Desa KKN Unhas, Andre Aditya Rande, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan perencanaan keuangan pada anak-anak.
“Kami ingin membentuk karakter anak-anak yang bijak secara finansial sejak dini. Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tapi juga melatih pola pikir hemat dan terencana,” jelas Andre.
Baca Juga : Eks Sekprov Sulsel Jadi Pengusaha Pisang Cavendish, Dipanen di Bone Dijual di Sidrap
Metode penyampaian edukasi dilakukan secara interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa menggunakan media cerita bergambar, simulasi menabung dengan celengan, hingga kuis berhadiah yang melibatkan siswa secara aktif. Anak-anak diajak untuk berbagi pengalaman mereka terkait penggunaan uang saku.
Kepala SDN 5 Wanio, H. Muhammad Said, S.Pd., mengapresiasi langkah mahasiswa KKN Unhas. Ia menyebut bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan untuk membentuk pemahaman siswa mengenai keuangan.
“Anak-anak jadi paham bahwa uang tidak hanya untuk dibelanjakan, tapi bisa disimpan untuk kebutuhan mendesak atau keinginan jangka panjang,” ujarnya.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN membagikan celengan dan buku saku kepada setiap siswa peserta kegiatan. Buku saku tersebut berfungsi sebagai alat monitoring tabungan anak, yang dapat digunakan baik di sekolah maupun di rumah.
Harapannya, kegiatan ini tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menjadi kebiasaan positif yang terbawa hingga mereka dewasa. Mahasiswa KKN Unhas berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang membangun karakter dan kecerdasan sosial anak-anak di desa binaan.
Dengan adanya edukasi keuangan sejak dini ini, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dalam mengelola keuangan dan siap menghadapi tantangan masa depan secara bijak.

















